Gejala Penyakit Tipes atau Tifus

Gejala Penyakit Tipes atau Tifus – walatra.biz,- Terima kasih telah mengunjungi situs kami. disini kami menyediakan produk berbagai macam obat herbal dan  berbagi informasi seputar kesehatan. pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan secara detail mengenai gejala penyakit Tipes atau Tifus, penyebabnya , dan cara pencegahannya.

Gejala penyakit tipes atau tifusGejala Penyakit Tipes atau Tifus

Gejala penyakit tipes atau tifus adalah penyakit yang terjadi karena adanya infeksi bakteri Salmonella typhi dan umumnya tersebar melalui makanan dan minuman yang tercemar. Penyakit yang banyak terjadi di negara-negara Asia seperti Indonesia dan mayoritas dialami oleh anak kecil ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya. 

Gejala penyakit Tipes atau Tifus dapat menular dengan cepat. Infeksinya demam tipes atau tifus terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil kotoran yang mengandung bakteri. Pada kejadian ini jarang terjadi, penularan terjadi akibat terkena urin yang terinfeksi bakteri.

Selain dari makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi, gejala penyakit tipes atau tifus sesekali juga bisa disebabkan melalui kontak langsung dengan orang yang teinfeksi penyakit tersebut. Anda bisa mengalami infeksi bakteri Salmonella typhi saat Anda mengonsumsi makanan yang ditangani oleh orang yang sedang mengalami demam tifus.

Bisa saja orang yang terinfeksi gejala penyakit tipes atau tifus itu lupa mencuci tangan sesudah menggunakan toilet (terkadang bakteri Salmonella typhi terdapat dalam urin) dan selanjutnya orang yang terinfeksi langsung menyentuh makanan, sehingga bakteri bisa berpindah ke makanan.

Gejala Penyakit tipes atau tifus

Pertama Anda merasakan badan yang tidak enak , lalu meriang dan bisa semakin membuat tubuh terasa lemah, suhu makin meningkat, maka ada kemungkinan yang terjadi pada kesehatan Anda yaitu, Demam biasa hingga demam berdarah atau tipes/tifus.

Pada umumnya, masa penyebaran bakteri penyebab tifus (tipes) adalah 7-14 hari, namun juga bisa lebih pendek, yaitu tiga hari, atau bahkan 1 bulan. Ini adalah jangka waktu antara bakteri pertama memasuki bagian tubuh sampai gejala pertama datang. Padahal jika dirawat lebih baik, kondisi penderita bisa mulai pulih kembali dalam waktu 3 sampai 5 hari.

Inilah beberapa Gejala Penyakit tipes atau tifus :

  1. Panas Dingin
  2. Batuk
  3. Kebingungan
  4. Demam yang  tinggi
  5. Nyeri disekitar sendi
  6. lelah dan terasa lemas
  7. Berkeringat
  8. Hilangnya nafsu makan
  9. Pembesaran pada ginjal dan hati
  10. Turunnya berat badan
  11. Sakit di perut
  12. Cahaya lampu , terasa perih dimata
  13. otot – otot terasa sakit

Penyebab Gejala Penyakit Tipes atau tifus

Tinja atau Kotoran yang mengandung bakteri Salmonella typhi adalah sumber utama penularan tifus. Tinja ini dihasilkan oleh orang yang telah terinfeksi. Di negara seperti Indonesia, penyebaran bakteri Salmonella typhi biasanya terjadi melalui air bersih yang terkontaminasi tinja yang terinfeksi tersebut.

Terjadi pada makanan yang dicuci dengan air yang sudah tercemar. Kondisi ini terutama disebabkan oleh buruknya lingkungan hidup dan akses mendapatkan air bersih.

Bakteri ini juga dapat menyebar ketika orang yang sudah terinfeksi bakteri tidak mencuci tangan sebelum menyentuuh suatu makanan. Penyebaran bakteri terjadi saat ada orang lain yang memakan atau mencicipi makanan yang tersentuh tangan penderita.

Orang yang memakan makanan hasil masakan penderita juga akan terinfeksi jika si pengolah itu tidak mencuci tangannya setelah buang air kecil karena penularan juga dapat terjadi dari urin penderita tifus, meski cara ini memang jarang terjadi.

Jika tidak langsung diobati, bakteri Salmonella typhi akan tersebar ke seluruh tubuh dengan memasuki pembuluh darah. Gejala penyakit tipes atau tifus akan memburuk jika bakteri telah menyebar ke luar sistem pencernaan. Selanjutnya, bakteri yang tersebar dapat merusak organ jaringan tubuh dan menyebabkan masalah penyakit serius.

Lalu Bagaimana Pencegahannya?

Untuk mencegah penyakit ini, vaksinasi tipes atau tifus harus digabungkan dengan perbaikan sanitasi (lingkungan hidup)  dan penyediaan air yang bersih, disertai juga kebiasaan hidup sehat. Perhatikan hal-hal berikut ini untuk menghindari resiko tertularnya gejala penyakit tipes atau tifus:

  • Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyantap makanan dan minuman, kemudian setelah buang air besar atau kecil dan membersihkan kotoran, misalnya saat mencuci popok kain untuk bayi. Gunakan sabun khusus untuk cuci tangan jika tidak tersedia air untuk mencuci tangan.
  • Jika Anda akan bepergian ke tempat yang memiliki kejadian penyebaran tifus, sebaiknya pastikan air yang akan diminum sudah direbus dengan baik terlebih dulu meskipun kondisi air terlihat bersih.
  • Jika membeli minuman, alangkah baiknya minum air dalam kemasan
  • kurangi memakan makanan yang dijual di pinggir jalan karena mudah terkena bakteri
  • Kurangi tambahan es batu pada minuman Anda. Dan sebaiknya hindari dulu membeli dan es krim yang dijual di pinggiran jalan.
  • Hindari memakan buah dan sayuran yang belum matang, kecuali Anda mengupas atau mencucinya sendiri dengan air bersih.
  • Batasi mengkonsumsi makanan laut (seafood), terutama yang belum dimasak.
  • Ada baiknya gunakan air matang untuk menggosok gigi atau ketika berkumur, utamanya jika Anda sedang berada ditempat yang kurang akan kebersihan airnya.
  • Bersihkan toilet/MCK secara teratur. Hindari bertukar barang pribadi, seperti baju, handuk, dan alat mandi. Cucilah benda-benda tersebut secara terpisah di dalam air bersih.
  • Hindari meminum susu yang tidak terpasteurisasi.
  • Bawalah selalu antibiotik yang telah diresepkan dokter dan ikutilah petunjuk yang telah diberikan. Pengobatan antibiotik harus dilakukan hingga periode pengobatan berakhir untuk mencegah kekebalan obat.

 

Leave a Comment