Gejala Penyakit Leukimia

Gejala penyakit leukimia – walatra.biz,- Dikutip dari data Rare Disease Report, Penyakit leukimia atau orang awam sering menyebut kanker darah, sebenarnya tidak dikategorikan sebagai penyakit langka jika dilihat dari satu kelompok, Akan tetapi jenis – jenisnya sangat banyak, masing masing adalah jenis kanker langka. Oleh karena itu kami akan mengulas secara lengka terkait gejala penyakit leukimia beserta penyebab dan cara pengobatannya disini!

Gejala penyakit leukimiaGejala Penyakit Leukimia Beserta Penyebab dan Cara Pengobatannya

Gejala penyakit leukimia atau kanker darah adalah penyakit yang menyerang sel – sel darah putih, mempengaruhi produksi dan mempengaruhi fungsinya untuk melawan infeksi. Fungsi sel darah putih ini juga untuk melindungi tubuh terhadap benda asing dan penyakit. Sel darah putih dapat dihasilkan dari tulang sumsum.

Dalam keadaan normal, sel darah putih akan berkembang secara teratur ketika tubuh membutuhkannya untuk membasmi infeksi yang datang. Lain halnya pengidap gejala penyakit leukimia. Sumsum tulang akan memproduksi sel – sel darah putih yang tidak normal, tidak berfungsi dengan baik, dan berlebihan, Jumlahnya yang berlebihannya ini akan mengakibatkan penumpukan pada sumsum tulang sehingga sel darah yang sehat menjadi berkurang. sel yang tidak normal ini akan menyebar ke organ lain seperti paru – paru, hati, limfa, ginjal bahkan menuju ke otak. Penderita penyakit leuikimia ini tidak hanya menyerang usia remaja atau anak – anak saja, nyatanya penyakit ini bisa menyerang pada usia berapa pun.

Terdapat 4 jenis penyakit leukimia atau kanker darah yang paling sering terjadi. diantaranya :

  • acute lymphocytic leukemia (ALL) atau Leukimia limfotik akut.
  • acute myelogenous leukemia (AML) atau Leukemia mielogen akut.
  • chronic lymphocytic leukemia (CLL) atau Leukemia limfotik kronis.
  • Chronic myelogenous leukemia (CML) atau Leukemia mielogen kronis.

Gejala penyakit leukimia 

Gejala penyakit leukimia pada umumnya sulit untuk dikenali dikarenakan tidak memiliki ciri – ciri yang dasar. biasanya penderita mengalami indikasi yang berbeda – beda, tergantung jenis penyakit leikimia apa yang penderita diidap. Anda harus waspada dan mengetahui gejala gejala umumnya. Antara lain :

  • Darah susah membeku. Gejala penyakit leukimia terjadi karena sel darah putih belum matang mengacaukan trombosit darah yang berfungsi untuk proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat penderita sering mengalami pendarahan. Biasanya orang yang terluka, darah akan segera menggumpal dan aliran darah menjadi berhenti. Beda halnya dengan penderita gejala penyakit leukimia akan susah dihentikan. dan darahnya akan terlihat berwana merah muda dan tidak pekat.
  • Mudah terkena infeksi. Penyakit leukimia terjadi karena sel darah putih yang tidak normal, sehingga berbagai macam kuman dan bakteri yang menyerang tubuh tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Inilah yang menyebabkan tubuh mudah terkena infeksi dan sering merasakan demam.
  • Sering memar dan berdarah. Gejala penyakit leukimia yang sering terjadi adalah sering memar dan pendarahan dibagian tubuh karena kekurangan trombosit. Trombosit ini adalah fragmen se atau sel yang membantu darah memproses pembekuan. Rendahnya trombosit ini mengakibatkan terlambatnya pembekuan darah.
  • Nyeri pada tulang dan persendian. Penyakit ini juga mengakibatkan penderita merasakan nyeri sendi dan nyeri tulang dibagian belakang, rasa nyeri inilah yang membuat penderita mengalami demam yang tinggi. selain tulang dan sendi, penderita juga sering merasakan nyeri pada bagian perut akibat pembengkakan di organ hati dan limfa.
  • Anemia. Salah satu gejala penyakit leukimia lainnya adalah anemia. masalahnya anemia terjadi karena penderita kekurangan sel darah merah. sebab itu, penderita penyakit leukimia umumnya mengalami kekurangan sel darah merah yang mengakibatkan penderita mengalami sesak nafas, terlihat pucat, lemah, letih dan lesu.
  • Gejala lainnya. Seperti sering mimisan, peradangan pada gusi, muntah, mual, demam, mengigil, sakit kepala, menurunnya badan secara drastis dan keluar keringat berlebih ketika malam hari.

Penyebab dari gejala penyakit leukimia

Penyebab dari gejala penyakit leukimia belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, diduga perubahan DNA dalam sel darah putih menyebabkan perubahan tindakan setiap sel. Penyebab lainnya yang meningkatkan gejala penyakit leukimia diantaranya :

  • Faktor Genetik dan keturunan. Gangguan genetika seperti Down syndrome atau gangguan yang langka innya, meningkatkan resiko penyakit leukimia akut. Sedangkan jenis leukimia limfatik kronis sering diturunkan dalam keluarga dan biasanya dialami oleh pria. Juga, Sejarah keluarga yang menderita leukimia juga dapat meningkatkan resiko penyakit yang sama.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Radioterapi atau kemoterapi tertentu diduga dapat memicu terjadinya gejala leukimia.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap zat-zat kimia tertentu dan radiasi tingkat tinggi. Contohnya orang yang pernah mengalami kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau tepapar oleh zat kimia seperti benzena.
  • Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko gejala penyakit leukimia, tetapi juga berbagai penyakit lain. itulah sebabnya kenapa rokok selalu berada didaftar penyebab disetiap gejala penyakit lainnya

Bagamana cara pengobatan dan mendiagnosanya?

Berikut ini adalah beberap cara pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani penyakit leukimia, diantaranya :

  • Kemoterapi. merupakan pilihan terapi paling sering untuk kasus gejala penyakit leukimia. Pengobatan kemoterapi menggunakan bahan-bahan kimia untuk membunuh sel-sel kanker darah.
  • Radioterapi. Metode pengobatan ini menggunakan sinar X untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Radioterapi dapat dilakukan hanya pada tempat tertentu yang terserang kanker, bahkan pada seluruh tubuh, tergantung dari kondisi penderitanya.
  • Stem cell atau Transplantasi sel induk. untuk mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh penderita sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.
  • Terapi terfokus Berguna menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel leukimia.
  • Terapi biologis Berguna membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Penantian dengan pengawasan. Ini dkhususkan bagi penderita leukemia limfatik kronis. Dalam pengobatan ini, pengamatan secara teliti dilakukan guna melihat perkembangan penyakit. Terapi ini juga dapat dilakukan jika penderita sudah terbukti mengidap leukemia limfatik kronis, tetapi tidak mengalami gejala yang menunjukkan penyakit tersebut.

Gejala penyakit leukimia ini termasuk penyakit yang cukup berbahaya. Oleh karena itu, anda harus mewaspadai mulai dari gejala – gejalanya, penyebabnya darimana, dan cara pencegahan dan pengobatannya. Itulah informasi dari kami mengenai bahayanya gejala kanker darah atau leukimia. Terima kasih

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment